Nih, Jurus Pasarkan Produk Anda Biar Laku

KARAPAN SAPI. Peserta melakukan tarian sebelum bertanding saat kejuaran karapan sapi piala Presiden 2012 di Stadion RPH Moh Noer, Kab. Bangkalan, Madura, Jatim, Minggu (21/10). Sebanyak 24 pasang sapi mengikuti karapan sapi tanpa kekerasan sesuai instruksi Gubernur Jatim. Biarlaku.com / Ade Sinuhaji

Bagaimana cara memasarkan dan mempromosikan produk dengan baik sehingga bisa laku keras? Pertanyaan tersebut sudah pasti tersemat di benak para pelaku bisnis di Indonesia, baik pelaku bisnis B2C (Business-to-Consumer), C2C (Customer-to-Customer), maupun pelaku B2B (Business-to-business).

Memahami cara berbisnis yang baik bukan hal mudah, apalagi jika harus memahami mulai dari kebutuhan konsumen hingga pemasaran serta penjualan.
Untungnya saat ini telah memasuki era digital yang semakin memudahkan para pelaku bisnis dalam menjalankan usahanya, khususnya dalam hal memasarkan dan mempromosikan produk.

Bagi sektor pedagang skala kecil, kita sudah mudah menemukan situs-situs dan perusahaan yang memudahkan para pelaku bisnis dalam berpromosi kepada pengguna akhir, antara lain Tokopedia, Biarlaku dan Bukalapak.

Namun bagaimana cara memasarkan dan mempromosikan produk B2B, khususnya barang-barang industri MRO (Maintenance, Repair, Operational)?

Berikut terdapat tiga cara yang disarankan oleh Founder Biarlaku.com, Ade Sinuhaji seperti dikutip MedanToday.com, Sabtu (29/07/2017):

 

1. Manfaatkan situs B2B Online Marketplace.

Ade mengatakan kalau B2B Online Marketplace yang baik mampu menjembatani hubungan antara vendor dan konsumen.

Para vendor mudah menemukan konsumen bagi produk-produk industri MRO yang dipasarkan dan sebaliknya, para konsumen juga mudah menemukan vendor-vendor produk MRO yang dibutuhkan.

 

2. Jalin Hubungan Dengan Pelanggan.

Di dunia B2B, yang dibutuhkan sehingga terjadi transaksi jauh lebih rumit dan dalam dibandingkan dengan B2C dan C2C. Bahkan setelah transaksi terjadi, proses agar konsumen mau menjadi pelanggan tetap sulit.

Oleh itu, Ade menyarankan agar vendor B2B ingin bisnisnya biar laku harus meriset proses pasca penjualan, khususnya dalam hal hubungan pelanggan.

 

3. Rajin Ikut Pameran Bisnis.

Strategi promosi dan pemasaran dunia B2B relatif berbeda dengan B2C dan C2C. Pertemuan dan tatap muka langsung menjadi salah satu faktor penting menumbuhkan kepercayaan di sisi vendor dan konsumen.

Pameran-pameran bisnis adalah contoh ajang yang sangat baik untuk melakukan pertemuan langsung dengan banyak vendor dan konsumen.

Banyak jalan menuju Roma. Selain ketiga cara di atas, masih ada cara lain memasarkan produk industri MRO di Indonesia, misalnya media bisnis dan digital marketing seperti memasang iklan di situs jual beli.

“Indonesia saat sedang dalam tahap pembangunan yang pesat. Biarlaku.com sebagai perusahaan pemula yang memposisikan diri sebagai C2C Online Marketplace ingin para pelaku bisnis Indonesia untuk turut membantu pertumbuhan sektor industri,” pungkas Ade.