Pahlawan Wanita Tercantik Dan Harum Namanya di Indonesia

“Jangan pernah menganggap wanita adalah makhluk yang sangat lemah”, mudah dikalahkan dan cenderung tidak bisa melindungi diri. Walau wanita umumnya menjadi figur yang harus dilindungi, namun mereka juga memiliki semangat dan kekuatan yang luar biasa.

Seperti yang dilakukan oleh para pahlawan wanita ini. Dengan tubuh yang tidak sekuat pria namun mereka masih saja berjuang membela negara dengan sekuat tenaga. Nyawa tidak mereka pikirkan, berjuang adalah hal yang memenuhi mimpi-mimpi perempuan hebat ini. Siapa sajakah pahlawan Indonesia yang tidak hanya berparas cantik tapi juga sangat kuat ini? Mari kita simak selengkapnya.

1. Martha Christina Tiahahu

Tidak ada yang menyangka jika gadis cantik berumur 17 tahun ini berjuang mati-matian melawan penjajah. Marta Christina Tiahahu memiliki semangat yang sangat tinggi dalam memerdekakan Indonesia, terutama masyarakat Pulau Nusalaut. Marta Christina Tiahahu bergerak di garis depan dan tidak takut apa-apa.

Meski dengan semangat yang berapi-api, Belanda masih memenangkan perang. Marta Christina Tiahahu, ditangkap dan dihukum dengan ditembak. Lalu jasadnya dibuang ke Laut Banda. Berkat kegigihan ini, Marta Christina Tiahahu diangkat menjadi Pahlawan Nasional Indonesia.

2. Raden Ajeng Kartini

Hal yang paling terkenal dari R.A Kartini adalah perjuangannya dalam menuntut hak-hak perempuan. R.A Kartini menginginkan semua wanita mendapatkan pendidikan yang layak. Tidak hanya di rumah untuk diam dan dipingit. Tapi juga mendapatkan pendidikan agar pintar dan sederajat dengan pria.

Kartini adalah figur yang kalem dan bersahaja. Dengan wajahnya yang cantik, beliau berusaha memperjuangkan wanita di tengah tekanan dari pihak luar. Berkat aksinya ini, banyak putri bangsawan di luar sana yang mengikuti jejaknya. Kartini menikah dengan Bupati Rembang yang mendukungnya membangun sekolah khusus wanita. Namun apa yang dilakukan Kartini tidak berlangsung lama, karena dia harus meninggal di usia yang sangat muda, yaitu 25 tahun.

3. Cut Nyak Dien

Salah satu pejuang wanita paling tangguh dan berkharisma adalah Cut Nyak Dien. Awalnya beliau hanya ikut berperang dengan suaminya, tidak langsung menghadapi Belanda di barisan depan. Namun setelah suaminya yang bernama Ibrahim Lamnga meninggal, Cut Nyak Dien bersumpah akan menghabisi semua orang Belanda yang tersisa.

Berkat kecantikan dan kegigihan beliau, Teuku Umar yang juga Pahlawan Nasional melamarnya. Awalnya Cut Nyak Dien menolak, tapi akhirnya tunangan itu diterima. Alasan beliau menerima adalah karena Cut Nyak Dien diizinkan berjuang lagi melawan Belanda yang membuatnya sangat dendam. Perjuangan Cut Nyak Dien terus berjalan hingga dia tua dan meninggal di Sumedang.

4. Cut Nyak Mutia

Cut Nyak Mutia memiliki nasib yang hampir sama dengan Cut Nyak Dien. Beliau menikah dengan suami seorang pejuang yang membuatnya ikut membela tanah air. Namun suaminya meninggal dan akhirnya menikah dengan pejuang pria lain. Cut Nyak Mutia meski berparas cantik, kemampuan berjuangnya bisa disetarakan dengan kaum pria.

Setelah suami keduanya meninggal akibat perang melawan Belanda. Cut Nyak Mutia kembali bangkit dari keterpurukannya. Dia mengumpulkan sisa-sisa pasukan yang tersisa dan menyerang Belanda lagi. Namun saat perjuangan ini, beliau gugur.

5. Fatmawati

Salah satu tokoh pahlawan wanita paling terkenal adalah Fatmawati. Istri ke-3 dari Presiden pertama kita ini juga merupakan seorang yang hebat. Berkat tangan beliau, Indonesia bisa melakukan proklamasi dengan selembar bendera pusaka “Sang Saka Merah Putih”.

Fatmawati adalah seorang figur yang cantik, dan tegas. Beliau sangat tangguh menjadi ibu negara pertama di negara kita ini. Selain itu, melalui tangan dinginnya lahir tokoh besar seperti Guruh Soekarnoputra, Megawati Soekarnoputri, dan Rachmawati Soekarnoputri. Pada tahun 1980 beliau meninggal dunia saat perjalanan pulang dari umroh dan dimakamkan di Jakarta.

6. Raden Ajeng Kustiyah Wulaningsih

Raden Ajeng Kustiyah Wulaningsih atau yang sering kita kenal dengan Nyi Ageng Serang. Beliau adalah anak dari penguasa wilayah kecil dari Kerajaan Mataram, Pangeran Natapraja. Selain itu, beliau juga masih memiliki darah keturunan dari Sunan Kalijaga.

Nyi Ageng Serang menang tidak seterkenal R.A Kartini. Namun beliau dengan gagah berani maju di medan perang. Bahkan menaiki kuda dan membawa tombak. Paras cantik beliau adalah simbol kekuatan perempuan masa itu yang tiada batas.
Jangan pernah mengaku cantik jika hanya cuma bisa dandan, atau memakai pakaian yang bagus. Jika mengaku seorang yang memiliki paras cantik sebaiknya dibarengi dengan

 

Sumber : boombastis.com